
Ujungmata // Takalar – Muhammad Yusuf Dg Manya’la Ketua Karang Taruna Gassing Gau Desa Moncongkomba. Menjelaskan bahwa, kuat dugaan, pihak pengelola irigasi berencana Membunuh secara perlahan PETANI Moncongkomba.
“Kejadian ini sempat di Maklumi, namun pihak pengelola irigasi tidak mampu untuk menyelesaikan problem masalah. Apalagi kita ketahui bersama bahwa, sumber pendapatan Desa Moncongkomba itu hasil dari Pertanian atau hasil Bumi. Jadi ketika Saluran Irigasi itu tidak berjalan dengan baik, tidak di kelola dengan baik. Maka bagaimana nasib Petani Desa Kami???.
Oleh karena itu, Kami sebagai pemuda tidak akan diam ketika melihat ada problem yang terjadi di Desa Moncongkomba
Lebih lanjut ia menjelaskan. “Setelah kami menerima laporan dari Masyarakat, kami sangat prihatin. Namun kami pastikan bahwa, ketika Atensi yang kemudian kami berikan itu tidak mampu di tindak lanjuti maka Kami Karang Taruna Gassing Gau Desa Moncongkomba akan mengawal ke rana Hukum sebagai Bentuk Kelalaian Pihak pengelola irigasi Bendungan Pamukkulu”.
Di samping itu, “Dari hasil investigasi lapangan, terlihat jelas bahwa adanya kelalaian pihak pengelola irigasi Bendungan Pamukkulu. Dari hasil konsolidasi kami akan mengawal secara letigasi ketika pihak pengelola itu tidak memperhatikan jalur irigasi Bendungan ke arah Dusun Pattiro Desa Moncongkomba”
Wakil Ketua Karang Taruna Gassing Gau Desa Moncongkomba (Ryan Anugrah Daeng Ngasa) . Menambahkan, “Proses pengawalan ini tidak akan kami diamkan, kami memberi waktu 2 × 24 jam. Jika pihak pengelola irigasi Bendungan Pamukkulu tidak membuka jalur irigasi dan tidak memastikan saluran air betul-betul sampai ke Sawah Masyarakat. Maka Tunggu saja, kata kami”.
(Manrajai Awing)

Tinggalkan komentar